Senin, 22 Oktober 2012

Lagi-lagi, Serangan Udara Israel Tewaskan 2 Warga Palestina

Gaza, Israel kembali melancarkan serangan-serangan udara ke Jalur Gaza. Serangan itu menewaskan dua warga Palestina hari ini.

Serangan udara Israel itu terjadi di kota Beit Hanun, Gaza utara saat para militan tengah menembakkan mortir-mortir ke tank Israel dan beberapa kendaraan militer Israel lainnya yang tengah melakukan patroli.

Menurut sumber keamanan dan paramedis seperti dilansir kantor berita AFP,Senin (22/10/2012), serangan udara Israel yang pertama menghantam sebelah utara Beit Hanun dan melukai parah empat militan Brigade Qassam. Satu dari keempat orang tersebut kemudian meninggal akibat luka-lukanya.

Saat pertempuran terus berlangsung, pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara kedua di sebelah timur Beit Hanun. Seorang militan dari Popular Resistance Committees (PRC) tewas dan seorang lainnya luka-luka parag dalam serangan ini.

Brigade Qassam mengkonfirmasi serangan udara pertama telah menewaskan seorang anggotanya dan melukai tiga orang lainnya. Korban tewas diidentifikasi sebagai Abderahman Abu Jalaleh (25) dan disebut sebagai komandan lokal. Adapun korban tewas kedua diidentifikasi oleh PRC sebagai Yasser al-Tarabin.

Militer Israel menyatakan, serangan udara tersebut menargetkan "skuad roket Palestina." Disebutkan militer Israel, Angkatan Udara Israel menyerang skuad roket Palestina setelah patroli militer rutin di daerah tersebut mengalami serangan mortir. 

Status Gunung Raung di Banyuwangi Naik Jadi Siaga

Banyuwangi Aktifitas Gunung Raung di Banyuwangi, Jawa Timur terpantau terus meningkat dalam sepekan terakhir ini. Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status gunung tersebut dari waspada ke siaga.

"Terhitung 22 Oktober 2012, pukul 20.30 WIB, status dinaikkan dari Waspada ke Siaga Gunung Raung," ujar Kepala PVMBG, Surono, dalam keterangan singkatnya kepada detikcom, Senin (22/10/2012).

Surono mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Raung terus meningkat sejak tanggal 17 Oktober 2012 pukul 15.00 WIB. Peningkatan itu ditandai oleh terekamnya tremor vulkanik menerus (amplitudo rata-rata 2-4 mm). Karena peningkatan itu, pada 18 Oktober 2012 pukul 21.00 WIB, status kegiatan dinaikkan dari normal ke waspada.

"Tanggal 19-20 Oktober 2012, amplitudo tremor vulkanik (energi) naik menjadi 8-10 mm (maksimum 25 mm). Teramati asap di puncak Gunung Raung dengan tinggi 50 meter dari puncak. Tanggal 21 Oktober 2012 hingga saat ini amplituda tremor terus meningkat menjadi 12-15 mm (maksimum 30 mm hingga overscale), tinggi asap dari puncak 50-75 mm," tulisnya.

Hujan Hentikan Lomba di Sisa 7 Lap, Pedrosa Kalahkan Lorenzo

Sepang - Hujan yang mengguyur sirkuit Sepang menghentikan balapan MotoGP Malaysia di sisa tujuh lap. Dani Pedrosa tampil sebagai pemenang dan mengalahkan rival utamanya, Jorge Lorenzo.

Pebalap Honda itu memastikan kemenangannya setelah menyalip Lorenzo di lap kesembilan. Lorenzo, yang berhasil mengamankan posisinya sebagai pemegang pole saat start, tak mampu mengejar Pedrosa sampai red flagdikibarkan di lap 13 dari 20 putaran yang direncanakan.

Balapan tidak serta merta dinyatakan selesai, tapi masih mungkin dilanjutkan apabila kondisinya dinilai memunngkinkan, karena saat itu hujan turun lagi dengan deras.

Setelah menunggu sekitar setengah jam, dinyatakan balapan tidak diteruskan. Pedrosa ditetapkan sebagai pemenang, Lorenzo runner-up, Casey Stoner mengisi podium ketiga.

Dengan kemenangan ini Pedrosa semakin mendekati Lorenzo dalam perebutan gelar juara. Keduanya kini hanya terpaut 23 poin, dengan Lorenzo masih memuncaki klasemen sementara. Mereka sama-sama telah mengantongi enam kemenangan dari 16 seri yang telah tergelar.

Dua seri terakhir akan membuat duel Lorenzo-Pedrosa semakin seru, yakni di Australia dan Valencia.

Hasil MotoGP Malaysia:
1. Dani Pedrosa (Spain) Honda 29:29.049
2. Jorge Lorenzo (Spain) Yamaha 29:32.823
3. Casey Stoner (Australia) Honda 29:36.193
4. Nicky Hayden (U.S.) Ducati 29:39.567
5. Valentino Rossi (Italy) Ducati 29:45.808
6. Alvaro Bautista (Spain) Honda 29:46.325
7. Hector Barbera (Spain) Ducati 30:19.331
8. Aleix Espargaro (Spain) Aprilia 30:20.634
9. James Ellison (Britain) Aprilia 30:25.725
10. Karel Abraham (Czech Republic) Ducati 30:26.671
11. Danilo Petrucci (Italy) Ioda 30:31.854
12. Michele Pirro (Italy) Honda 30:31.940
13. Andrea Dovizioso (Italy) Yamaha 30:58.038
14. Roberto Rolfo (Italy) Aprilia


Klasemen sementara:
1. Jorge Lorenzo (Spain) Yamaha 330
2. Dani Pedrosa (Spain) Honda 307
3. Casey Stoner (Australia) Honda 213
4. Andrea Dovizioso (Italy) Yamaha 195
5. Alvaro Bautista (Spain) Honda 154
6. Valentino Rossi (Italy) Ducati 148
7. Cal Crutchlow (Britain) Yamaha 135
8. Stefan Bradl (Germany) Honda 125
9. Nicky Hayden (U.S.) Ducati 114
10. Ben Spies (U.S.) Yamaha 88
11. Hector Barbera (Spain) Ducati 79
12. Aleix Espargaro (Spain) Aprilia 63
13. Randy de Puniet (France) Aprilia 53
14. Karel Abraham (Czech Republic) Ducati 43
15. Michele Pirro (Italy) FTR 30 

Resmi, 7 Gelar Juara Tour de France Lance Armstrong Dicabut

Jenewa - Lance Armstrong kehilangan 7 gelar juara Tour de France (TdF) yang pernah ia raih sepanjang kariernya, setelah Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI) meratifikasi keputusan Lembaga Anti Doping Amerika Serikat (USADA).

Selain mencabut gelar-gelar juara tersebut, UCI juga mendukung keputusan USADA untuk melakukan pencekalan seumur hidup terhadap Armstrong dalam beraktivitas olahraga kompetitif di masa depan.

"Lance Armstrong tidak punya tempat di dunia balap sepeda," kata Presiden UCI Pat McQuaid seperti dikutip Reuters, usai mengonfirmasi ratifikasi tersebut.

Medio Agustus lalu USADA menyatakan bahwa Armstrong akan mendapatkan sanksi berupa pencabutan gelar dan pencekalan, setelah ia memutuskan untuk tidak lagi memberikan perlawanan atas tudingan USADA bahwa Armstrong telah mengonsumsi substansi pendorong performa selama kariernya.

Saat itu, Armstrong memang mengaku tidak pernah menggunakan doping. Tetapi ia menyatakan telah lelah terus-menerus membuktikan ketidakbersalahannya sehingga sudah "pasrah".

Pada 10 Oktober, USADA kemudian merilis laporan yang menyebut bahwa Armstrong, yang kini telah pensiun dari balap sepeda, telah terlibat di dalam sebuah program doping yang dilakukan secara rapi, profesional, dan sukses.

Mantan rekan setim Armstrong di U.S. Postal and Discovery Channel, tempat di mana ia meraih tujuh gelar juara TdF antara 1999-2005, lantas memberikan kesaksian yang memberatkan Armstrong--dengan imbalan keringanan hukuman.

"Ini bukan kali pertama dunia balap sepeda mencapai persimpangan jalan dan harus memulai dari awal lagi," kata McQuaid, merujuk kepada usaha panjang UCI untuk memerangi doping.

Sehubungan dengan hal itu, McQuaid lalu juga menyatakan tidak akan mundur dari posisinya saat ini, meskipun apa yang terjadi terbilang sebuah skandal besar mengingat kesuksesan Armstrong di TdF.

"Ketika saya duduk di sini (posisi presiden) pada 2005, saya memprioritaskan untuk memerangi doping. Saya mengakui balap sepeda memiliki kebiasaan doping. Saya tak punya niatan untuk mundur sebagai presiden UCI."

"Saya minta maaf kami tak bisa menangkap mereka (pengguna doping) satu per satu dan kemudian mengenyahkan mereka dari olahraga ini," beber McQuaid.