Sabtu, 25 Desember 2010

Empat Pemain Timnas Indonesia Masih Cedera

Kuala Lumpur,

Sebanyak empat pilar Timnas Indonesia masing-masing Christian Gonzales, Maman Abdurahman, Firman Utina dan Oktovianus Maniani dikabarkan masih cedera dan hanya menjalani latihan ringan di lapangan Majelis Sukan Negara (MSN) Bukit Jalil pada Jumat (24/12) lalu.

Pelatih kepala Timnas Alfred Riedl kepada wartawan lokal mengatakan, masing-masing pemain mengalami cedera lutut, pangkal paha dan urat lutut (hamstring) sehingga khawatir bisa memberikan peluang kepada timnas Malaysia asuhan Rajagobal untuk mencari modal pada laga final pertama di Stadion Bukit Jalil, Minggu.

"Ada beberapa pemain yang bermasalah dan kami tidak mau membawa mereka ke tempat latihan ini karena akan membahayakan. Mereka pun perlu lebih berhati-hati," ujar Riedl seperti dikutip dari laman Utusan online, Sabtu (25/12).

Mengenai keempat pemain inti itu, Riedl menandaskan akan melihat lagi perkembangannya pada hari Minggu (26/12). Meski begitu, Riedl mengaku tak telaku mengkhawatirkan keadaan keempat pemain tersebut.

Terlebih lagi turunnya hujan lebat pada Jumat petang turut memaksa Riedl agar lebih berhati-hati dalam mengarahkan pasukannya. Riedl juga mengatakan bahwa para pemainnya masih kelelahan setelah menjalani penerbangan pada Jumat kemarin dan ia tak memaksakan pemain untuk berlatih keras.

Riedl pun melarang seluruh wartawan lokal maupun wartawan dari Indonesia untuk mewawancarai pemain meski banyak di antara wartawan yang sudah menunggu lama sambil berteduh dari guyuran hujan lebat yang mulai turun sekitar pukul 16:00 waktu setempat.

Pelatih asal Austria yang pernah melatih tim Vietnam dan Laos itu menambahkan, agar bisa mempersiapkan tim dengan lebih baik maka dirinya pun tak merayakan hari Natal secara khusus apalagi Riedl sedang tidak didampingi oleh anggota keluarganya. (Ant)

(tvOne)

Timnas Jajal Stadion Bukit Jalil


Kuala Lumpur, (tvOne)

Timnas Indonesia kembali berlatih sekaligus menjajal rumput Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Sabtu (25/12). Tim yang ditangani pelatih Alfred Riedl ini tiba di tempat itu sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

Para pemain tampak dalam satu grup melakukan pemanasan dan tik-tak dengan bola dikawal oleh asisten pelatih Wolfgang Pikal dan Widodo C. Putra. Sementara tiga kiper ditangani oleh pelatih Edi Harto. Ini merupakan latihan kedua di Malaysia. Latihan pertama dilaksanakan setibanya rombongan Timnas di Kuala Lumpur pada Jumat.

Sementara itu Menpora Andi Malarangeng akan bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Datuk Sri Ahmad Shabery pada Sabtu siang.

Pertandingan final pertama Piala AFF Suzuki 2010 diadakan di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada hari Minggu (26/12) mulai pukul 20.00 waktu setempat, sedangkan laga kedua dihelat di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Rabu (29/12) pukul 19.00. (Ant)

Masyarakat RI Antusias Nonton Langsung Final AFF

Kuala Lumpur,

Masyarakat Indonesia antusias menyaksikan laga final leg pertama Piala AFF 2010 yang akan digelar di Stadion Bukit Jalil, Selangor, Malaysia pada 26 Desember.

Para pendukung tim nasional sepak bola Indonesia itu datang dari berbagai tempat di Semenanjung Malaysia seperti Kuala Lumpur, Selangor, Johor. Bahkan banyak diantaranya yang datang langsung dari Indonesia untuk menyaksikan pertandingan ini.

Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Da`i Bachtiar mengatakan di Kuala Lumpur, Jumat, bahwa animo masyarakat Indonesia untuk menonton langsung sangat tinggi sehingga tiket yang dijatahkan untuk suporter Indonesia sebanyak 15 ribu lembar sepertinya kurang.

"Saya menerima informasi dari tempat penjualan tiket di KBRI sudah hampir habis. Pagi tadi masih tersisa sekitar 3.000 tiket. Sepertinya kalau melihat besarnya minat masyarakat maka tiket akan terjual semuanya," kata Da`i.

Para pendukung Tim Garuda yang akan meramaikan Stadion Bukit Jalil itu membeli tiket di loket KBRI.

"Sebelumnya saya sempat khawatir tidak laku, tetapi kemudian pihak Malaysia akhirnya yang melakukan penjualan dan kami hanya menyiapkan lokasi loket penjualan tiketnya. Jadi risiko ditanggung the Football Association of Malaysia (FAM), seperti PSSI-nya Malaysia," kata Dubes.

Untuk memobilisasi masyarakat Indonesia yang ada di luar kota juga tidak mudah, lanjut Da`i.

Ia mengatakan, sampai hari Jumat sudah lebih sembilan ribu tiket terjual dan tersisa tiga ribu lembar tiket karena PSSI membeli lagi 1.500 tiket tambahan.

Sementara itu, seorang warga Indonesia, Oke Permadi mengatakan, ia sengaja datang dari Indonesia untuk menyaksikan pertandingan final ini sekaligus berlibur bersama keluarga.

"Nonton final lawan Malaysia beda emosinya. Saya beli langsung tiket di KBRI setelah baca media massa di Indonesia," kata dia. Oke yang membeli tujuh lembar tiket untuk keluarganya baru akan pulang ke Indonesia pada Senin (27/12).

Sementara itu, Firman, pelajar SMPN 3 Bandung mengatakan, menyaksikan pertandingan sepak bola melawan Malaysia layaknya menonton laga Persib di Jakarta.

Sedangkan Nur Arif (24) TKI yang bekerja sebagai buruh bangunan pemegang IC merah mengatakan ia mendukung tim Indonesia karena cinta Indonesia.

Demikian juga Nur Hakim, TKI asal Lumajang yang rencananya akan datang bersama puluhan rekan-rekannya dengan menggunakan dua bus. (Ant)

(tvOne)

Persema akan 'Ikat' Irfan Bachdim dan Kim Jeffry


Malang,

Persema Malang mulai "memagari" dua pemain blasteran Belanda dan Jerman yang dimilikinya, yakni Irfan Bachdim dan Kim Jeffry Kurniawan agar dalam musim kompetisi tahun depan tidak "hengkang" dari tim berjuluk "Laskar Ken Arok" tersebut.

Ketua Umum Persema Peni Suparto, Jumat mengakui, meski satu musim kompetisi belum berakhir, kedua pemain blasteran berdarah Belanda dan Jerman itu harus "dipagari" dengan perpanjangan kontrak.

"Dalam waktu dekat ini manajemen akan melakukan perpajangan kontrak untuk musim berikutnya, karena saya yakin pada musim kompetisi berikutnya kedua pemain ini menjadi incaran banyak tim," tegas Peni yang juga Wali Kota Malang tersebut.

Ia mengakui, sebelumnya Irfan "dibuang" oleh dua tim besar, yakni Persib Bandung dan Persija Jakarta ketika melakukan seleksi. Dan pelatih Persema Timo Schuenemann langsung memberikan rekomendasi agar Irfan bergabung dengan Laskar Ken Arok.

Setelah dipoles di Persema, katanya, ternyata kualitas permainannya bagus, bahkan sekarang dipercaya memperkuat timnas dan menjadi idola. "Saya yakin musim depan pasti banyak yang menginginkan Irfan bergabung dengan timnya," tegas Peni.

Menyinggung pemain dan pelatih yang terancam sanksi dari PSSI ketika berpartisipasi di ajang Liga Primer Indonesia (LPI) secara tegas Peni mengatakan, pasti dirinya akan melindungi mereka, sehingga pemain maupun pelatih Persema tidak perlu cemas dan khawatir.

Apalagi, tegasnya, yang menerbitkan lisensi kepelatihan bukan PSSI. Sehingga, lisensi pelatih tidak bisa dicabut begitu saja. "Pokoknya pemain dan pelatih tetap menjalani rutinitas latihan dan beruapa maksimal tampil dengan bagus dan memenangkan setiap pertandingan," ujarnya menegaskan.

Sebelumnya Peni berteka-teki mengenai tim yang bakal diturunkan di ajang LPI. Namun, menjelang bergulirnya kompetisi yang digelar LPI dan laga "derby" Malang melawan Arema FC, Peni secara tegas menyatakan jika yang diturunkan di ajang LPI adalah tim yang dilatih oleh Timo Schuenemann.

Pada awal-awal sosialisasi kompetisi LPI, baik Peni maupun manajer Persema Asmuri mengatakan, bahwa yang bakal diturunkan di ajang LPI adalah Persema FC yang dihuni pemain muda (U-21) yang ditangani Amin Zakaria dan Persema senior tetap fokus di ajang Liga Super Indonesia (LSI).

Kompetisi yang digelar LPI bakal digelar mulai 8 Januari 2011, namun empat hari sebelumnya atau tepatnya tanggal 4 Januari, Persema akan menghadapi Arema FC di ajang LSI yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. (Ant)

(tvOne)

Timnas Siap Hadapi Final Piala AFF di Malaysia


Kuala Lumpur,

Tim nasional Indonesia tiba di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) Malaysia sekitar pukul 12.30 waktu setempat, Jumat (24/12), dua hari menjelang laga final leg pertama Piala AFF 2010.

Pasukan Garuda tersebut disambut oleh siswa-siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) dengan kalungan bunga. Penyerang Timnas Christian Gonzales mengatakan, timnya siap bermain untuk memenangkan pertandingan. Kami dalam kondisi fit, Insya Allah kita menang. Doakan kami menang," kata Gonzales.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengatakan, tim dalam kondisi baik.
"Para pemain sudah mempersiapkan diri dengan baik, bila ada yang cidera maka penggantinya juga kualitasnya baik," kata dia.

Nurdin Halid berharap, pertandingan antara Indonesia dan Malaysia yang akan digelar pada 26 Desember di Stadion Bukit Jalil, Selangor, Malaysia, tersebut berjalan lancar.
"Kami juga sudah minta kepada pihak Malaysia agar keamanan dapat terjaga dengan baik," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan: "Kami sudah biasa bertemu dengan Malaysia dan kami cukup optimistis untuk memenangkan pertandingan ini."

Di babak penyisihan sebelumnya Indonesia menekuk Malaysia dengan skor 5-1.
Dalam rombongan terlihat pelatih Alfred Riedl beserta para pemain berjalan dengan santai dan langsung menuju tempat istirahat. Rencananya pada pukul 15.00 waktu Malaysia pelatih dan manajer Timnas Indonesia akan melakukan jumpa pers. (Ant)

(tvOne)

Suporter Timnas Padati Feri Dumai-Malaka


Dumai,

Feri Indomal Express Dumai-Malaka keberangkatan pukul 11.00 WIB dipadati ratusan pendukung (supporter) tim nasional sepak bola yang akan berlaga di final AFF melawan Malaysia, Minggu 26 Desember.

Penjualan tiket feri Indomal Express, Ety, di Dumai, Jumat, mentakan, saat ini feri tujuan Malaka hanya satu keberangkatan, dengan jumlah kursi 207 yang diisi oleh rata-rata pelancong luar negeri.

"Karena hari ini hari Jumat dimana waktu kita terbatas, untuk itu kita hanya memberangkatkan satu armada tujuan Malaka. Rata-rata penumpang sudah memesan tiket feri sejak beberapa hari lalu," katanya.

Ety mengatakan, hampir 80 persen penumpang merupakan warga negara Indonesia dengan pengurusan paspor tertanggal 17 sampai 22 Desember 2010 yang artinya mereka semua merupakan pelancong baru luar negeri.

"Rata-rata mereka juga membooking tiket pulang pergi dengan tangga kepulangan Senin (27/12) dan Selasa (28/12) yang artinya rata-rata mereka hanya ingin menyaksikan pertandingan sepakbola di Kuala Lumpur," terangnya.

Pada hari-hari sebelumnya di pekan yang sama, urai penjualan tiket ini, feri Indomal Express memberangkatkan dua kapal per harinya dengan kursi yang tidak tersisa. "Jika ditotal jumlah pelancong WNI tujuan Malaka sejak Senin (19/12) hingga saat ini, jumlahnya sudah mencapai sekitar seribuan orang dengan didominasi oleh laki-laki dewasa dan remaja," katanya.

Pantauan di pelabuhan penumpang PT Pelindo (Persero) Cabang Dumai, antrean penumpang feri Indomal Express sudah tampak sejak pukul 09.00 WIB. Rata-rata mereka merupakan calon penumpang tujuan Malaka.

Dalam perbincangan selular, Kepala Kantor Imigrasi Dumai, Icon Siregar, mengatakan, sejak sepekan terakhir terdata sedikitnya ada lebih dari seribu orang yang mengurus paspor pelancong. "Saat di `interview`, rata-rata mereka merupakan pelancong dengan tujuan Malaka yang ingin menyaksikan pertandingan final AFF antara Timnas melawan Malaysia," katanya. (Ant)

(tvOne)

Rabu, 22 Desember 2010

Kualitas Dinilai Lebih Baik, Garuda Mampu Hajar Malaysia


Mataram,

Pengamat sepak bola di Nusa Tenggara Barat mengatakan tim nasional Indonesia diyakini mampu mengalahkan Malaysia di Final AFF 2010. "Melihat permainan tim nasional (timnas) selama babak penyisihan hingga semi final, Indonesia diperkirakan akan menjadi juara AFF 2010," kata Suhaimi yang juga Sekretaris Pengprov PSSI NTB, di Mataram, Senin (20/12).

Ia mengatakan, keyakinan Indonesia akan mengalahkan Malaysia di final bukan karena pernah menggasak 5-1 di babak penyisihan, tetapi permainan timnas Indonesia memiliki daya serang dan stamina yang baik. Final AFF 2010 antara Indonesia dan Malaysia akan berlangsung di Malaysia pada 26 Desember dan di Indonesia, 29 Desember 2010. "Timnas juga tidak pernah terkalahkan selama pertandingan AFF 2010. Ini menjadi modal kuat untuk meraih juara mengalahkan Malaysia," katanya.

Ia juga memuji stamina pemain Indonesia yang masih prima meski jelang pertandingan berakhir pada babak kedua. "Selama ini, stamina pemain hanya kuat selama babak pertama, memasuki babak kedua mulai melemah. Namun sekarang stamina itu semakin baik dan relatif stabil hingga akhir babak kedua," katanya.

Indonesia maju ke final AFF 2010 setelah di semi final mengalahkan Filipina. (Ant)
(tvOne)

Manajer Timnas: Lini Belakang Harus Diperkuat

Jakarta,

Manajer timnas Indonesia Andi Darussalam Tabusalla mengatakan, perlu peningkatan penampilan para pemain belakang dan kiper jelang pertemuan leg pertama final AFF Suzuki Cup melawan Malaysia pada Minggu (26/12). "Kita perlu memperbaiki penampilan pemain lini belakang dan kiper," kata Andi di Jakarta, Senin (20/12).

Menurut Andi, Indonesia tentunya sudah mengenal karakter permainan Malaysia yang ditangani K Rajagobal. Tapi pada leg pertama itu akan berlangsung di kandang Malaysia, tentunya kinerja lini belakang dan kiper jangan melakukan kesalahan yang fatal.

Lini belakang Indonesia sendiri diantaranya bercokol Mohammad Nasuha, Zulkifli Syukur, Maman Abdurachman, dan Hamka Hamzah. Sementara kiper utama Indonesia dipegang Markus Horison dengan cadangan Ferry Rotin Sulu dan Kurnia Meiga.

Pada leg kedua semifinal melawan Filipina, tercatat Markus Horison melakukan blunder sampai tiga kali. Tapi patut diberikan apresiasi karena gawangnya tidak sampai kebobolan oleh Filipina. Indonesia mampu menundukkan Filipina 1-0 pada leg kedua semifinal dan melaju ke final dengan agregat 2-0.

Andi juga menegaskan, bahwa kunci kemenangan timnas adalah adanya kemauan yang kuat para pemain untuk merebut kemenangan. Sementara itu, kapten tim Firman Utina menyatakan tim akan bekerja keras untuk menghadapi Malaysia di partai tandang. Indonesia memang pernah menang 5-1 di babak penyisihan grup A, namun menurut dia, tentunya penampilan Malaysia akan berbeda di di babak final.

Sementara kiper Markus Horison menilai, pertandingan final akan ketat menghadapi Malaysia di kandang mereka. Leg pertama pertandingan final pada 26 Desember Timnas Indonesia akan lebih dulu tandang ke Kuala Lumpur. Baru kemudian Indonesia melayani tim negeri jiran di Jakarta pada 29 Desember mendatang. Dengan melangkah ke final, Timnas mendapat bonus dari PSSI senilai Rp2,5 miliar. (Ant)

(tvOne)

Selasa, 21 Desember 2010

Tiket Final AFF Dijual Mulai 23 Desember 2010


Jakarta,

Lokasi dan waktu penjualan tiket pertandingan final leg-2 Piala AFF 2010 telah ditetapkan. Penjualan akan dilakukan mulai tanggal 23 hingga 27 Desember 2010, di beberapa titik lokasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Berikut ini sistem pembelian tiket untuk babak final piala AFF di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, yang akan digelar pada Rabu (29/12). Adapun sistem penjualan tiket tersebut adalah:

(kelas, harga, jumlah, sistem penjualan, waktu penjualan):

  • - VVIP; Rp1.000.000/671 lembar/online: http://www.ticketsas.com/25 Desember
  • - VIP Barat; Rp500.000/2.700 lembar/online: http://www.ticketsas.com/25 Desember
  • - VIP TIMUR; Rp350.000/3.500 lembar/online: http://www.ticketsas.com/25 Desember
  • - KATEGORI 1; Rp200.000/24.000 lembar/loket GBK/23 Desember
  • - KATEGORI 2; Rp150.000/16.000 lembar/loket GBK/24 Desember
  • - KATEGORI 3; Rp75.000/30.000 lembar/loket GBK/26 Desember

Keterangan:

  • - Penjualan mulai pukul 10:00 WIB sampai dengan antrian habis/tiket habis.
  • - Loket GBK: Albina, PSSI, Loket Barat, Loket Timur, Loket Utara.
  • - Kuota maksimal pembelian tiket 5 (lima) lembar per orang.
  • - Penukaran tiket sistem online dengan tiket asli pada 28 Desember mulai pukul 10:00 WIB di loket Plaza Barat GBK.
  • - Penukaran voucher (kategori 1, 2, 3) dengan tiket asli pada 28 Desember mulai pukul 10:00 WIB di loket-loket; Albina, Loket Timur, Loket Utara. (Ant)
(tvOne)

Kondisi Kesehatan 3 Pilar Timnas Terancam Tidak Diturunkan di Final


Jakarta,

Kondisi kesehatan tiga pilar timnas sepak bola Indonesia meragukan sehingga terancam tidak bisa diturunkan pada pertandingan final Piala AFF 2010 melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Minggu (26/12).

Tiga pemain itu adalah sang kapten Firman Utina, gelandang lincah Oktovianus Maniani dan penjaga gawang Markus Haris Maulana.

"Masih ada waktu untuk melakukan penyembuhan. Kami berharap semua pemain bisa tetap bermain pada pertandingan final nanti," kata fisioterapi timnas, Mathias Ibo di Jakarta, Senin.

Menurut dia, Firman Utina masih bertahan dengan cidera lutut yang diperoleh pada saat pertandingan babak penyisihan. Untuk melakukan penyembuhan pihaknya melakukan terapi khusus.

Namun, kata dia, jika kondisi belum menunjukkan perbaikan, maka akan kembali dilakukan penyuntikan penghilang rasa sakit seperti yang dilakukan pada pertandingan semifinal kedua melawan Filipina, Minggu (19/12).

"Untuk Okto mengalami cidera hamstring saat melawan Filipina kemarin. Kondisi saat ini masih 50-50. Yang jelas dengan waktu yang ada proses penyembuhan terus dilakukan," kata Mathias di sela latihan timnas di Lapangan PSSI Jakarta.

Mathias menjelaskan, cidera hamstring yang diderita oleh pemain yang memperkuat klub Sriwijaya FC cukup menggangu persiapan tim. Hanya saja, pihaknya optimistis kondisi pemain berumur 20 tahun itu kembali pulih.

Satu pemain lagi yang kondisinya meragukan adalah Markus Haris Maulana. Benteng terakhir timnas Indonesia itu mengalami cidera bahu karena terjatuh saat bertanding melawan Filipina.

"Markus bahunya saat pertandingan kemarin sempat keluar (dislokasi) karena terjatuh. Sempat saya balikkan lagi posisi bahunya dan baru bisa main lagi," katanya menjelaskan.

Ditanya kondisi Irfan Bachdim yang tidak diturunkan oleh pelatih Alfred Riedl pada pertandingan semifinal kedua melawan Filipina, Mathias mengaku kondisi pemain keturunan Belanda itu telah fit 100 persen.

Meski ada pemain yang kondisinya meragukan, pelatih Alfred Riedl pada latihan setelah bertanding melawan Filipina tetap memberikan program yang telah ditetapkan. Khusus Firman dan Okto menjalani latihan terpisah.

Timnas Merah Putih sesuai dengan jadwal akan bertolak menuju Malaysia untuk menjalani laga final pertama melawan Malaysia, Jumat (24/12). Setelah menjalani final, Minggu (26/12) seluruh pemain kembali ke Tanah Air untuk menyiapkan diri pada pertandingan final kedua di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (29/12).

TVone

5 Teknologi Terpanas di Tahun 2010 (I)


Kurang dari 10 hari, kita akan meninggalkan tahun 2010 dan memasuki 2011. Di tahun ini, rentetan teknologi baru yang memudahkan hidup kita sehari-hari mewarnai jagat digital. Mulai dari smartphone, laptop, tablet PC, dan sebagainya, yang masing-masing menawarkan kelebihan fungsi dan fiturnya sesuai segmen pasar yang dituju.

Tak hanya itu, di luar perangkat mobile atau gadget, penggiat teknologi telah membuat terobosan dengan menayangkan siaran 3D pertama di dunia. Inovasi ini untuk mengimbangi peredaran televisi 3D yang mulai menjamur di dunia sejak tahun 2009 silam.

Terobosan lain, untuk pertama kalinya, pesawat luar angkasa swasta pertama meluncur dari Bumi. Keberhasilan ini menandakan dimulainya bisnis pariwisata ke ruang angkasa.

Sementara kabar baik dari dunia jaringan, Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang berhasil membangun dan menyelenggarakan jaringan komersial EV-DO (Evolutin Data Optimized) Rev. B di Bali.

Berikut ulasan kami secara lebih detail tentang lima teknologi terpanas sepanjang tahun 2010:

1. Tablet PC
Apple iPad dipamerkan di San FransiscoTak dipungkiri, Apple iPad sukses memicu pertumbuhan pasar tablet PC. Sejak kemunculan di bulan Januari, popularitas iPad terus melejit. Bahkan, ia juga disebut-sebut sebagai inspirasi produk Samsung Galaxy Tab, Kindle, dan Blackberry PlayBook.

Bahkan sejumlah pengembang aplikasi, termasuk media, berlomba-lomba untuk menyediakan aplikasi khusus yang bisa beroperasi di atas Apple iOS dan Google Android agar bisa diadopsi oleh perangkat tablet PC. Bagaimana wajah tablet PC di 2011? Khusus iPad, rumornya bisa online di jaringan GSM dan CDMA sekaligus.

2. Smartphone
Apple iPhone 4Smartphone alias ponsel pintar masih menjadi topik hangat sejak tahun 2009. Konsumen selalu haus informasi seputar ponsel-ponsel pintar yang baru keluar. Sebut saja brand-brand seperti BlackBerry, iPhone, HTC, Samsung, Dell, dan masih banyak yang lainnya.

Sejatinya, sebagian besar orang berasumsi, fenomena smartphone ini didorong derasnya arus media sosial yang penggunaannya bergeser dari PC (desktop atau laptop) ke perangkat bergerak. Di tahun ini, beberapa produk cukup bersinar, misalnya seperti Blackberry Onyx II, IPhone 4, Samsung Galaxy S dan HTC Legend. Sebagai tambahan, berikut data terbaru untuk 10 ponsel terlaris di bulan november 2010.(umi)

VIVAnews.

Minyak Montara Tumpah, Berapa Kerugian RI?


PTT Exploration and Production (PTTEP) menyatakan tumpahan minyak kilang Montara di Blok Atlas Barat Laut Timor memasuki zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia. Namun, negosiasi ganti rugi masih tertunda karena PTTEP dan pemerintah Indonesia belum menyepakati sejauh mana tumpahan minyak memasuki laut Indonesia.

Executive Vice President Human Resources and Business Services Group PTTEP, Luechai Wongsirasawad, mengatakan pertemuan terakhir antara pemerintah Indonesia di Singapura pada 17-18 Desember 2010 menyetujui bahwa fakta sejumlah tumpahan hidrokarbon dari kilang Montara H1 telah memasuki perairan Indonesia serta berpotensi memberikan dampak pada sektor perikanan nasional dan lokal.

Menurut Luechai, silang pendapat antara PTTEP dan pemerintah Indonesia adalah terjadinya perbedaan data di kedua pihak. Oil Spill Model yang dikeluarkan pemerintah Indonesia menyatakan tumpahan minyak mencapai ke pesisir pantai Pulau Rote. Sedangkan hasil pencitraan satelit dua belah pihak menunjukkan tidak ada tumpahan minyak yang mencapai pantai Pulau Rote.

"Citra satelit Australia menyatakan tumpahan minyak berjarak 91 kilometer (km) dari pesisir pantai Pulau Rote, sedangkan satelit Indonesia menyatakan tumpahan minyak mencapai 51 kilometer," kata Luechai di Jakarta, Selasa 21 Desember 2010.

Untuk itu, menurut Luechai, kedua belah pihak sepakat bersama-sama melakukan penelitian dampak tumpahan minyak Montara. Salah satunya adalah membuat simulasi dan model baru tumpahan minyak untuk mengetahui sejauh mana minyak mencapai perairan Indonesia.

"Ditargetkan pada akhir Februari 2011, survei bersama kedua belah pihak sudah selesai. Penelitian ini untuk menetapkan penyelesaian dampak ekonomi dan sosial dari peristiwa Montara terhadap nelayan sebagai prioritas paling mendesak," ujarnya.

Langkah kedua, setelah penelitian bersama adalah menentukan sumber daya apa saja yang terkena dampak dari tumpahan minyak Montara dan memperhitungkan berapa nilai kerugian tumpahan minyak terhadap nelayan Indonesia.

Kedua pihak belum menyepakati sumber daya apa saja yang terkena dampak tumpahan minyak. Namun, pemerintah Indonesia telah mengajukan tiga sumber daya yang terkena dampak tumpahan minyak itu, yaitu ikan, perikanan, dan penyu.

"PTTEP memiliki komitmen menyelesaikan masalah ini, menunda-nunda tidak baik untuk kedua pihak. PTTEP pada intinya siap untuk mengganti rugi, namun tergantung argumen dan penelitian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan," kata Luechai. (art)

VIVAnews.

'Duet Bachdim-Gonzales Masih Terbaik'


Nama Irfan Bachdim absen dari daftar starting eleven Indonesia melawan Filipina di semifinal 2 Piala AFF, Minggu 19 Desember 2010 lalu. Pemain berdarah Belanda-Indonesia itu menjadi cadangan dan digantikan Yongki Aribowo.

Hingga pertandingan berakhir, Bachdim tetap tidak diturunkan pelatih Alfred Riedl. Sebaliknya, Yongki bermain selama 90 menit menjadi tandem Cristian 'El Loco' Gonzales.

"Saya inginnya Irfan (Bachdim) diturunkan bersama Gonzales. Mereka masih duet terbaik," kata pelatih Bachdim di klub Persema Malang, Timo Scheunemann, dalam perbicangan dengan VIVAnews, Selasa 21 Desember 2010.

"Tapi, karena dia waktu itu sedikit bermasalah dengan cedera dan kami (Persema) juga akan melawan Arema tanggal 4 Januari besok, jadi saya anggap keputusan itu baik," tambahnya.

Scheunemann sempat mengaku kaget dengan cepatnya Bachdim masuk timnas Indonesia. Pasalnya, Bachdim baru ditargetkan masuk tim Merah Putih pada 2011. Namun, target itu meleset karena pemain kelahiran Amsterdam itu sudah bermain di Piala AFF 2010.

Prestasi ini diyakini Scheunemann bisa melambungkan harga Bachdim di level klub nasional. Scheunemann juga tidak mengelak kalau klubnya hanya disebut 'batu loncatan'.

"Namanya juga persaingan bisnis pasti seperti itu. Kalau memang Persema mau mempertahankan dia, ya mesti jadi prioritas pertama," kata Scheunemann lagi.

VIVAnews.

AirAsia Siap Terbang Tengah Malam ke Malaysia


PT AirAsia Indonesia siap membantu keberangkatan para pecinta sepak bola yang akan menyaksikan Tim Nasional Indonesia berlaga di Stadion Nasional, Bukit Jalil Malaysia dalam pertandingan final pertama Piala AFF Suzuki 2010, Minggu, 26 Desember 2010.

"Saat ini sedang kami kaji pelaksanaannya, bila ada permintaan membludak dari para pendukung timnas yang ingin berangkat ke Malaysia," kata Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) AirAsia Indonesia, Darmadi, ketika dihubungi VIVAnews.com di Jakarta, Selasa 21 Desember 2010.

Darmadi menjelaskan, bila terjadi peningkatan permintaan keberangkatan dari Indonesia ke Malaysia menjelang pertandingan Timnas Garuda melawan Timnas Negeri Jiran itu, AirAsia akan memberlakukan penerbangan tengah malam. "Jadi, pesawat yang baru mendarat akan diistirahatkan sebentar, tapi tetap dilakukan pengecekan, baru diberangkatkan kembali," ujarnya.

Sebab, dia melanjutkan, saat ini hingga 26 Desember 2010, untuk keberangkatan ke Malaysia sudah penuh oleh pemesan. "Tapi, kami belum cek, apakah itu para pendukung Garuda Merah Putih atau pelancong yang menyiasati liburan panjang anak sekolah dan Natal," tutur Darmadi.

Darmadi mengakui, dalam setiap hari, AirAsia memberangkatkan tujuh pesawat dari Jakarta ke Malaysia, lima kali dari Surabaya ke Malaysia, empat kali dari Bali, dan satu kali dari kota-kota besar lainnya seperti Yogyakarta dan Solo.

"Jadi, kami akan pantau terus pemesanan tiket melalui internet. Apa perlu menambah jadwal penerbangan ke Malaysia. Namun, tidak dengan menambah armada," kata dia.

Dia juga menyarankan, bila para pecinta Timnas Indonesia tidak kebagian tiket pesawat, masih bisa ditempuh dengan menggunakan jasa transportasi lain seperti menggunakan kapal laut atau melalui jalan darat dari Batam. (art)

VIVAnews